ANALISIS EFISIENSI INDUSTRI KELAPA SAWIT PERUSAHAAN BUMN DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEA (DATA ENVELOPMENT ANALYSIS)
DOI:
https://doi.org/10.23960/efebe.v4i1.336Keywords:
Efficiency, DEA, Financial Perfomance, Palm Oil IndustryAbstract
Studi ini didasarkan pada peran strategis industri minyak sawit dalam perekonomian Indonesia; namun, fluktuasi harga CPO, tekanan pasar global, dan tantangan efisiensi internal mengharuskan perusahaan, termasuk BUMN, untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya mereka. PTPN IV dan RNI, dua perusahaan perkebunan kelapa sawit milik negara yang besar, beroperasi dalam skala besar, namun kemampuan mereka untuk mengubah input keuangan menjadi output kinerja belum dinilai secara komprehensif. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efisiensi kedua perusahaan selama tahun 2022–2023 menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) di bawah model Variable Return to Scale (VRS) dan Constant Return to Scale (CRS) dengan pendekatan berorientasi input dan output. Variabel input meliputi aset, liabilitas, dan ekuitas, sedangkan laba bersih berfungsi sebagai variabel output. Hasil menunjukkan bahwa PTPN IV mencapai efisiensi hanya dalam satu tahun dan mengalami penurunan setelahnya, sedangkan RNI tetap tidak efisien di semua model dan periode. Temuan ini menyoroti perlunya restrukturisasi keuangan, peningkatan produktivitas, dan penyesuaian skala untuk meningkatkan daya saing dalam industri minyak sawit.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sabila Aurelia, Prayudha Ananta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
E-journal Field of Economics, Business and Entrepreneurship is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License Copyright Notice.



